Kosakata N5 untuk Pemula Agar Cepat Mahir Bahasa Jepang

Belajar bahasa Jepang bukan sekadar meniru apa yang ada di anime atau lagu favoritmu. Ada sistem yang mengatur tingkat kemampuan seseorang secara resmi, yaitu Japanese Language Proficiency Test atau JLPT. Tingkatannya terbagi dari yang paling dasar yaitu N5, sampai yang paling mahir yaitu N1. Kamu yang baru mulai pasti merasakan sedikit kebingungan karena semuanya terasa asing. Ada banyak sekali aturan, huruf, dan kosakata n5 yang harus dipahami sejak awal agar perjalanan belajarmu tidak berantakan. Kami tahu rasanya memandang tumpukan materi yang terlihat rumit itu, padahal sebenarnya semua bisa dipelajari asal kamu tahu urutannya dan konsisten dalam mempraktikkannya.
Mengenal Level N5 sebagai Fondasi Utama

Tingkat N5 adalah pintu masuk pertama yang harus kamu lewati kalau serius ingin menguasai bahasa Jepang. Di level ini, fokus utamanya adalah pemahaman dasar mengenai kalimat sederhana, cara membaca huruf Hiragana, Katakana, dan beberapa Kanji dasar. Kamu tidak perlu muluk-muluk ingin langsung bisa bicara politik atau ekonomi. N5 hanya menuntut kamu untuk mengerti percakapan harian yang sangat simpel dan lambat. Kamu akan belajar bagaimana cara menyapa orang, menanyakan arah, atau memesan makanan di restoran.
Memahami level dasar ini sangat krusial karena semua tata bahasa di level atasnya adalah pengembangan dari sini. Kamu jangan pernah meremehkan kosakata n5 karena tanpa pondasi yang kuat, kamu akan sering tersandung saat naik ke level N4 atau N3. Kamu harus benar-benar menanamkan setiap kata ke dalam ingatan jangka panjang, bukan sekadar hafal untuk ujian lalu lupa keesokan harinya. Kami tegaskan bahwa disiplin adalah kunci utama di tahap awal ini. Jika kamu malas di tahap N5, maka perjalananmu ke depan akan terasa sangat berat.
Daftar Lengkap Kosakata N5 yang Harus Kamu Kuasai

Jumlah kosakata n5 yang harus kamu kuasai untuk bisa lulus ujian atau sekadar bercakap-cakap dasar adalah sekitar 800 sampai 1000 kata. Kedengarannya memang banyak, tapi jika dibagi ke dalam kategori-kategori tertentu, semuanya akan terasa lebih ringan. Kamu perlu membagi waktu belajarmu untuk menghafal kata kerja, kata sifat, kata benda, hingga kata keterangan waktu. Kami sudah merangkum kategori-kategori penting ini agar kamu tidak perlu mencari secara acak di berbagai sumber yang membingungkan.
Berikut adalah penjelasan mengenai berbagai kelompok kata yang wajib ada di dalam daftar hafalan harianmu agar kemampuan bahasa Jepangmu meningkat pesat.
Kata Sapaan dan Ungkapan Sehari-hari
Hal pertama yang harus kamu kuasai tentu saja adalah cara menyapa orang lain. Dalam budaya Jepang, kesopanan adalah segalanya. Kamu akan sering menggunakan kata Ohayou Gozaimasu yang berarti selamat pagi. Jangan sampai salah menggunakannya di siang hari karena ada kata lain yaitu Konnichiwa yang artinya selamat siang atau bisa juga sebagai sapaan umum. Untuk sore atau malam hari, kamu harus memakai Konbanwa.
Selain sapaan berdasarkan waktu, kamu juga wajib tahu ungkapan terima kasih yaitu Arigatou Gozaimasu. Jika kamu melakukan kesalahan, segera ucapkan Sumimasen yang berarti maaf atau bisa juga digunakan untuk permisi saat ingin bertanya. Kata Oyasumi Nasai digunakan saat kamu ingin pamit tidur yang berarti selamat istirahat. Hafalkan kata-kata ini karena ini adalah dasar dari segala bentuk komunikasi yang sopan. Kami sarankan kamu mulai mempraktikkannya bahkan saat berbicara dengan diri sendiri di depan cermin.
Kata Kerja Dasar yang Sering Muncul
Kata kerja dalam bahasa Jepang level dasar biasanya berakhir dengan bunyi masu. Kamu harus menghafal kata-kata aksi ini agar bisa membentuk kalimat sederhana. Contohnya adalah Taberu (食べる) yang berarti makan. Dalam bentuk sopan, kata ini berubah menjadi Tabemasu. Lalu ada kata Nomu (飲む) yang artinya minum atau dalam bentuk sopannya menjadi Nomimasu. Tanpa dua kata ini, kamu tidak akan bisa bertahan hidup saat berkunjung ke Jepang.
Selanjutnya ada kata kerja perpindahan seperti Iku (行く) yang berarti pergi dan Kuru (来る) yang artinya datang. Kamu juga butuh kata Kaeru (帰る) untuk menyatakan pulang. Untuk aktivitas belajar, kamu harus tahu kata Benkyou suru (勉強する) yang berarti belajar. Ada juga Miru (見る) untuk melihat dan Kiku (聞く) untuk mendengar. Kami ingatkan bahwa kata kerja ini adalah jantung dari setiap kalimat, jadi kamu tidak boleh malas untuk menghafalnya satu per satu secara detail.
Kata Sifat untuk Menggambarkan Sesuatu
Agar kalimat yang kamu buat tidak terasa kaku dan membosankan, kamu perlu menambahkan kata sifat. Dalam kosakata n5, kata sifat dibagi menjadi dua golongan besar, yaitu kata sifat-i dan kata sifat-na. Kamu harus jeli membedakannya karena cara penyambungannya ke kata benda berbeda. Contoh kata sifat-i adalah Oishii (美味しい) yang berarti enak. Jika kamu makan ramen dan rasanya luar biasa, ucapkan kata ini. Ada juga Takai (高い) yang punya dua arti yaitu mahal atau tinggi. Sebaliknya, untuk barang yang murah, kamu menggunakan kata Yasui (安い).
Untuk kata sifat-na, contoh yang paling populer adalah Kirei (綺麗) yang berarti cantik atau bersih. Lalu ada Shizuka (静か) yang artinya tenang atau sepi. Jika kamu merasa senang, kamu bisa memakai kata Ureshii. Namun jika kamu sedang sibuk, gunakanlah kata Isogashii. Kami sarankan kamu mencoba memasangkan kata sifat ini dengan benda-benda yang ada di sekitarmu agar hafalannya lebih nempel di kepala. Jangan cuma dibaca, tapi bayangkan konteks penggunaannya secara nyata.
Kata Benda di Lingkungan Rumah dan Sekolah
Kata benda adalah pondasi informasi dalam sebuah percakapan. Kamu harus tahu nama-nama benda yang paling dekat denganmu. Di rumah, kamu akan bertemu dengan Tsukue (机) yang berarti meja dan Isu (椅子) yang berarti kursi. Untuk alat tulis, ada Hon (本) yang artinya buku dan Enpitsu (鉛筆) yang berarti pensil. Jika kamu ingin menunjuk benda yang dekat denganmu, gunakan kata Kore, jika agak jauh gunakan Sore, dan jika sangat jauh gunakan Are.
Kosakata n5 untuk kata benda juga mencakup orang-orang di sekitarmu. Kazoku (家族) berarti keluarga. Kamu menyebut Ayah dengan Chichi dan Ibu dengan Haha saat membicarakan mereka ke orang lain. Untuk Teman, gunakan kata Tomodachi. Jika kamu berada di sekolah atau tempat kursus, kamu akan disebut sebagai Gakusei yang berarti siswa. Semua kata benda ini adalah bahan baku utama yang harus kamu kumpulkan sebanyak mungkin setiap harinya.
Keterangan Waktu dan Bilangan
Kamu tidak mungkin bisa membuat janji atau menceritakan rutinitas tanpa memahami keterangan waktu. Kategori kosakata n5 ini sangat penting untuk ketepatan informasi. Kamu harus hafal kata Ima yang berarti sekarang. Untuk hari ini, gunakan Kyou, besok adalah Ashita, dan kemarin adalah Kinou. Jika ingin bicara soal minggu, gunakan Shuu, dan untuk bulan gunakan Getsu. Kamu juga harus bisa menyebutkan jam dengan akhiran Ji, misalnya jam satu disebut Ichi-ji.
Selain waktu, angka atau bilangan adalah hal dasar yang tidak boleh kamu lewatkan. Kamu harus lancar menghitung dari Ichi (satu) sampai minimal Ju-man (seratus ribu) karena ini akan sangat terpakai saat kamu berbelanja atau menanyakan harga. Jangan sampai kamu salah menyebutkan angka karena itu bisa berakibat fatal dalam urusan uang. Kami tahu menghafal angka dalam bahasa asing sering kali membingungkan, tapi kamu harus memaksakan diri sampai kamu bisa menyebutkannya secara spontan tanpa berpikir lama.
Kata Tanya dan Kata Sambung
Untuk bisa berkomunikasi dua arah, kamu harus mampu melempar pertanyaan. Gunakan kata Nani untuk menanyakan apa. Jika ingin menanyakan siapa, gunakan Dare. Untuk menanyakan kapan, pakailah kata Itsu. Jika kamu bingung tentang lokasi, tanyakan dengan Doko yang berarti di mana. Kata tanya ini adalah alat paling ampuh saat kamu sedang tersesat atau ingin menggali informasi lebih dalam dari lawan bicaramu.
Terakhir, jangan lupakan kata sambung agar ceritamu mengalir lancar. Gunakan Soshite yang berarti kemudian atau dan juga untuk menyambungkan dua kalimat positif. Jika kamu ingin memberikan alasan, gunakan kata Kara di akhir kalimat yang berarti karena. Pemahaman tentang kata sambung ini akan membuat kamu terlihat lebih natural saat berbicara, tidak seperti robot yang hanya mengeluarkan kata per kata secara terputus. Kami tegaskan sekali lagi, praktikkan kosakata n5 ini dalam bentuk kalimat utuh sesering mungkin.
Masih bingung juga?
Belajar bahasa Jepang memang butuh perjuangan yang tidak sebentar, apalagi kalau kamu memilih untuk belajar secara otodidak. Terkadang kamu merasa sudah menghafal banyak kosakata n5 tapi tetap saja bingung bagaimana cara menyusunnya atau bagaimana cara pengucapannya yang benar. Rasa malas dan rasa bosan seringkali menjadi musuh terbesar yang membuat progres belajarmu jalan di tempat. Kamu butuh sarana yang seru dan interaktif supaya semangatmu tetap terjaga setiap hari tanpa merasa terbebani oleh buku teks yang tebal.
Kami sangat menyarankan kamu untuk mencoba belajar lewat aplikasi Duolingo karena metodenya yang mirip seperti bermain game namun sangat efektif untuk melatih ingatan. Kebetulan kami di akunmu.id menyediakan layanan patungan Duolingo Premium yang harganya sangat murah dan tentu saja legal. Ini adalah solusi cerdas buat kamu yang mau belajar secara otodidak dengan fitur lengkap tanpa harus bayar mahal sendirian. Dengan akun premium, kamu bisa belajar tanpa gangguan iklan dan fokus penuh menguasai setiap materi yang ada. Langsung saja amankan slot kamu sekarang juga sebelum kehabisan!
Maaf, artikel belum tersedia
Platform pertama di Indonesia yang memberikan layanan Berlangganan Bersama agar dapat menikmati fitur premium dengan proses berlangganan yang praktis, legal, aman dan murah.
Sudah terdaftar sebagai penyedia media elektronik di Komdigi
